Benarkah seperti itu?
Ataukah hanya pikiranku yang sedemikian
lemah?
Ataukah pengaruhmu yang terlalu bertahta?
Entahlah...
Jika kehadiranku mengganggu hari-harimu,
Jika ucapanku mengganggu ketenanganmu,
Jika ingatan tentangku mengganggu tidurmu,
Hanya maaf yang dapat ku katakan.
Abaikan aku dan kau akan baik-baik saja.
Sama seperti sebelum semua tentangku ada.
Jika sikapku membuatmu terganggu,
Jika ucapanku membuatmu marah,
Bahkan jika diamku membuatmu murka,
Hanya maaf yang dapat ku katakan.
Abaikan aku dan kau akan baik-baik saja.
Sama seperti sebelum semua tentangku ada. Percayalah...
Aku sadar kau membalasku dengan kesakitan penuh seperti pukulan telak.
Aku kecewa, kau tahu?
Berhari-hari terjebak dalam sedih tak berkesudah.
Berhari-hari merenung tentang semua salah.
Dan yang tersisa hanya 'aku'. Aku..
Lalu mengapa aku memilih diam?
Tak membalasmu dengan kesakitan seperti yang kurasa?
Tidak, Sekali-kali sungguh aku tak akan membalasmu.
Karena aku benci diriku yang tidak dapat membencimu.
Dan aku masih mencintai kisah dimana kau dan aku tanpa masalah.
Sekali lagi kukatakan, jika kau ingin marah maka marahlah.
Karena dimatamu aku memang selalu salah.
Namun kau akan baik-baik saja.
Sama seperti aku yang selalu berusaha terlihat tetap baik-baik saja dengan memilih untuk diam dan berkata pada diriku sendiri bahwa
semua akan baik-baik saja.
Baik-baik saja...
Rabu, 24 Desember 2014
Aku ? Semua Serba Salah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar